ANTARA GEJALA DAN AKSI: KECENDERUNGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SMP GORONTALO DAN STRATEGI LAYANAN PENDIDIKAN

Authors

  • Febriyany Musa Universitas Negeri Gorontalo
  • Fitri Ajizah Universitas Negeri Gorontalo
  • Tuti Wantu Universitas Negeri Gorontalo

Keywords:

Kecenderungan Anak Berkebutuhan Khusus, Sekolah Menengah Pertama

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena keberadaan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah reguler yang sering menghadapi tantangan sosial dan akademik, namun jarang dipetakan secara komprehensif di tingkat lokal. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kecenderungan ABK di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Gorontalo serta merumuskan implikasi strategis bagi pendidikan inklusif. Dengan pendekatan kuantitatif dan desain deskriptif, data dikumpulkan melalui angket skala Guttman, observasi, dan wawancara singkat di tujuh SMP di Kota Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi kecenderungan ABK, seperti tuna netra ringan (hingga 64%), tuna rungu (40-49%), autisme (28%), tuna laras (31%), dan sindrom Down (28%). Temuan ini menunjukkan bahwa ABK juga ada di sekolah reguler, yang membutuhkan intervensi berbasis inklusi. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi layanan pendidikan inklusif yang adaptif dan kolaboratif, serta rekomendasi bagi sekolah dan pembuat kebijakan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih ramah terhadap keberagaman.

Author Biography

Fitri Ajizah, Universitas Negeri Gorontalo

Anak  dengan kebutuhan  khusus  adalah anak  yang secara  signifikan mengalami  kelainan  atau  penyimpangan  (fisik,  mental, intelektual,   sosial,   dan   emosional)   dalam   proses pertumbuh   kembangannya dibandingkan  dengan  anak- anak  lain  yang  seusia  sehingga  memerlukan  pelayanan pendidikan khusus. Tujuan dari penelitian ini melihat kecenderungan Anak berkebutuhan khusus bukan hanya terdapat di sekolah luar biasa (SLB) saja, melainkan bisa kita temui disekolah umum atau leguler, dengan hal ini dibutuhkan program sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Terkhusus Sekolah SMP kami melakukan assesment di beberapa sekolah di Gorontalo dan menemukan beberapa masalah yan cenderung ke anak berkebutuhan khusus. Usia anak-anak Sekolah menengah pertama adalah masa dimana seorang anak dapat dilatih untuk berkolaborasi, membangun hubungan baik, serta mampu menciptakan hal-hal baru dilingkungan sekolah, namun dalam hal ini tidak masi susah untuk diterapkan pada anak-anak penyandang disabilitas yang sekolah di sekolah umum, karena belum sepenuhnya diterima dilingkungan tersebut. Mereka harus  menyesuaikan  diri  dengan  lingkungan baru dan mengalami kesulitan sehingga mereka sulit bersosialisasi, dampaknya ABK cenderung menarik diri dari lingkungan. Bahkan mereka cenderung mendapat pembullian dari siswa lain karena dianggap berbeda.

References

Admalinda, A., Fitriani, W., & Khairat, A. (2023). Penyelenggaraan Pendidikan Inkluisif untuk Individu Berkebutuhan Khusus. Jurnal Pendidikan, 11(2), 291–299.

Arifah, C., Rakhmat, C., & Mulyadi, S. (2023). Media Digital Sebagai Upaya Optimalisasi Keterampilan Menyimak Anak Berkebutuhan Khusus. Naturalistic: Jurnal Kajian Dan Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 7(2), 1694–1698. https://doi.org/10.35568/naturalistic.v7i2.3375

Darma, I. P., & Rusyidi, B. (2015). Pelaksanaan sekolah inklusi di Indonesia. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 223–227.

Jesslin, J., & Kurniawati, F. (2019). Perspektif orang tua terhadap anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusif. JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi), 3(2), 72–91.

López, M. del C. L., & Malfa, S. L. (2020). Perceptions of Compulsory Education Teachers About Cultural Diversity: A Study in the City of Messina. Journal of New Approaches in Educational Research, 9(1), 28–42. https://doi.org/10.7821/naer.2020.1.447

Moya, E. C., López, M. A. R., García, A. B., & Sánchez-Hernández, Y. (2022). Inclusive Leadership From the Family Perspective in Compulsory Education. Journal of New Approaches in Educational Research, 11(2), 226–245. https://doi.org/10.7821/naer.2022.7.937

Sanromà-Giménez, M., Cantabrana, J. L. L., Usart, M., & Cervera, M. G. (2021). Design and Validation of an Assessment Tool for Educational Mobile Applications Used With Autistic Learners. Journal of New Approaches in Educational Research, 10(1), 101–121. https://doi.org/10.7821/naer.2021.1.574

Downloads

Published

08/25/2024

How to Cite

[1]
F. Musa, Fitri Ajizah, and T. Wantu, “ANTARA GEJALA DAN AKSI: KECENDERUNGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SMP GORONTALO DAN STRATEGI LAYANAN PENDIDIKAN”, super.edu.j., vol. 2, no. 2, pp. 51–57, Aug. 2024.

Issue

Section

Articles