Analisis Kebutuhan Bagi Anak Tuna Grahita Di Lingkungan Pendidikan

Authors

  • Sitti Fatima Zahra Ahmad Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Gorontalo
  • Ade Nona Mahmud Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Gorontalo
  • Jumadi Mori Salam Tuasikal Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Gorontalo

Keywords:

Pendidikan,, Tuna Grahita, SLB

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana pelaksaan pendidikan Inkusi di SLB kota Gorotalo dan SLB di Bone Pantai terhadap anak Grahita Ringan. Metode penelitian yang di gunakan dalam metode ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di duaS SLB yaitu SLB Kota Gorontalo dan SLB Bone Pantai. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Mei 2023. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan sebagai berikut: (1)kelainan yang dimiliki peserta didik berkebutuhan khusus di SLB Bone Bolango dan SLBK ota Gorontalo yaitu tuna grahita ringan, (2) implementasi pendidikan inklusi bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah berjalan dengan baik, dan (3) kendala yangs ering di hadapi guru dalam mengajar tuna grahita adalah pemahaman guru terhadappeserta didik berkebutuhan khusus masih sangat minim. Akibatnya, pemahaman pesertadidik terhadap materi menjadi berpengaruh

References

Abu Ahmadidan & Widi Supriyo. (2004). Pesikologi Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Asrori. (2020). Psikologi Pendidikan Pendekatan Multidisipliner. Banyumas : Pena Persada.

Atmaja, J. R. (2017). Pendidikan dan Bimbingan Anak Berkebutuhan Khusus. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Baihaqi. (2006). Memahami dan Membantu Anak ADHD. Bandung: Rafika Aditama.

Fahmi, L. (2013). Konseling Berkebutuhan Khusus. Digilib.Uinsby.ac.id, 35-37.

Fatimah, M., Binahayati, & Muhammad, B. (2017). Pendidikan Bagi Anak Tunagrahita (Studi Kasus Tunagrahita Di SLB N Purwakarta). Jurnal Pendidikan Dan PKM, 4(2), 220–221.

Sanusi, R., Dianasari, E. L., Khairiyah, K. Y., & Chairudin, R. (2020). Pengembangan Flashcard Berbasis Karakter Hewan untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Anak Tunagrahita Ringan. Jurnal Pendidikan Edutama, 7(2), 37. https://doi.org/10.30734/jpe.v7i2.745

Kompri. (2016). Motivasi pembelajaran Perspektif Guru dan Siswa. Bandung : PT Remaja Rosdakarya Offset.

Marlina. (2015). Asesmen Anak Berkebutuhan Khusus (pendekatan psikoedukasional). Padang: UNP Press.

Prayitno. (2004). Pedoman Khusus Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah, departemen Pendidikan Nasional.

Septian, A. W. (2012). Penyesuaian Diri pada Remaja Tunadaksa Bawaan. Jurnal Psikologi.

Somantri, S. (2007). Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung: Rineka Adi Tama.

Sunarya, P. B., Irvan, M., & Dewi, D. P. (2018). Kajian Penanganan terhadap Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Abadimas Adi Buana.

Syaiful, B. D. (2002). Psikolgi belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

U. Rini. (2019). Pendidikan dan Pengembangan Pendidikan Inklusif. 1-79.

Wardadi, & Jauhar, M. (2011). Implementasi Bimbingan dan Konseling.

Downloads

Published

06/08/2024

How to Cite

[1]
S. F. Z. Ahmad, A. N. Mahmud, and J. M. S. Tuasikal, “Analisis Kebutuhan Bagi Anak Tuna Grahita Di Lingkungan Pendidikan ”, super.edu.j., vol. 1, no. 2, Jun. 2024.

Issue

Section

Articles