PROBLEMATIKA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNAGRAHITA DALAM PEMBELAJARAN DI SLB NEGERI BONE BOLANGO
Keywords:
Anak Berkebutuhan Khusus, Tunagrahita, PembelajaranAbstract
Anak berkebutuhan khusus adalah mereka yang dilahirkan dengan kebutuhan yang berbeda dari orang lain, dan sebagai akibatnya, mereka memerlukan perawatan khusus. Orang dengan memiliki hambatan kecerdasan sudah dipastikan bahwa adalah penyandang tunagrahita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana siswa berkebutuhan khusus dan tunagrahita belajar di SLB Negeri Bone Bolango serta tantangan yang mereka hadapi. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian kualitatif. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian ini adalah: 1) Terdapat tiga tahapan proses pembelajaran di SLB Negeri Bone Bolango yaitu tahap awal, tahap inti, dan tahap akhir.
References
Djamarah, S.B., & Zain, Aswan. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Rineka Cipta
Direktorat Pendidikan Luar Biasa (2003). Mengenal Pendidikan Terpadu/Inklusi. Jakarta : Ditjen Dikdasmen
Depdiknas. (2003). Undang-undang RI No.20 tahun 2003.tentang sistem pendidikan nasional.
Jannah, M. & Darmawanti, Ira. (2004). Tumbuh Kembang Anak Usia Dini & Deteksi Dini pada Anak Berkebutuhan Khusus. Surabaya : Insight Indonesia
Nazarudin. (2007). Manajemen Pembelajar. Yogyakarta : Teras
Purwanto, M.N. (2012). Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sefni, Fadila (2014). Efektifitas Metode Proyek Pada Pembelajaran Keterampilan Bagi Anak Tunagrahita Sedang Kelas X SMALB Di YPAC Sumbar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus, 2(1), 182–191. https://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu/
Wawancara dengan Ibu Sri Astin Tolinggilo. S.Pd (Guru) di SLB Negeri Bone Bolango, Tanggal 23 Mei 2023.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Superior Education Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

